Tuesday, June 13, 2006

Tidak punya Ijin meliput awak TV 7 Hilang dipapua

Nasib Kameramen TV 7 dan 3 Awak Longbout Masih Gelap

MERAUKE-Nasib Bagus Dwi, kameramen Jejak Petualang Ekspedisi Papua TV 7 Jakarta, dan 3 awak longbout yang masih dinyatakan hilang di Perairan Asmat- Papua belum diketahui. Tim SAR maupun Tim Pencarian yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Asmat masih terus melakukan upaya pencarian korban.
Hanya saja, hingga hari ketujuh sejak kejadian tersebut belum ada titik terang akan ditemukannya Bagus Dwi bersama 3 awak longbout tersebut.
''Sampai hari ini, belum ada titik terang. Masih gelap,'' kata Totok Subekti, staf Perhubungan Kabupaten Asmat, salah satu Tim Pencarian Bentukan Pemkab Asmat, saat dihubungi koran ini ke Agats, Senin, kemarin.
Totok menjelaskan, pencarian dilakukan oleh Timnya, kemarin dengan melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian, namun belum menemukan adanya tanda-tanda yang bisa memberi petunjuk keberadaan keempat orang tersebut.
Ditanya kemungkinan keberadaan mereka saat ini atas keterangan 4 kru yang selamat bahwa mereka melihat naik kembali ke atas perahu itu, Totok
mengemukakan bahwa tidak bisa ditebak. Namun berbagai kemungkinan bisa terjadi. Pertama jika tetap bertahan di atas perahu itu longbout yang digunakan
tidak lagi terbalik, kemungkinan perahu tersebut sudah
berada jauh keluar ke laut lepas. Hanya saja, bila tidak ada yang menyelamatkan seberapa lama kemampuan mereka bisa bertahan dengan panas dingin dan hujan
dan menahan haus lapar. Namun kemungkinan lain, mereka terpencar lepas dari perahu saat longbout yang mereka tumpangi kembali terbalik lagi. Dan
kemungkinan yang terjadi mereka terdampar di sekitar pinggir/pantai sekitar TKP yang merupakan hutan belantara yang seluruhnya merupakan rawa-rawa.
Sebab menurutnya, longbout tidak bisa bermain di ombak dengan kondisi ombak yang begitu besar. ''Namun, semuanya kembali kepada keajaiban Tuhan. Bisa saja
mereka bertahan hidup kalau misalnya mereka terdampar di suatu tempat atau masih bertahan di atas longbout itu. Tapi ini sudah hari ketujuh, dan batas kemampuan
manusia itu terbatas. Kalau tanpa makan dan minum biasanya kemampuan manusia hanya terbatas sampai 5 hari. Tapi itu semuanya kita kembali lagi kepada
Keajaiban Tuhan. Dan kita hanya berharap, tidak terjadi sesuatu yang tidak dikehandaki kepada mereka,'' harapnya penuh harap.
Sementara itu, untuk lebih mendekatkan dan lebih memudahkan Tim dalam pencarian di sekitar lokasi, mulai hari ini, Selasa (13/6) Tim akan mendirikan
Posko pencarian di Kampung Omor sekitar 1 jam perjalanan speed boat dari Agats atau satu jam perjalanan dari Pulau Tiga dengan menggunakan speed
boat. Totok menjelaskan lebih jauh, 2 dari 10 Tim Petualang TV 7 yang melakukan peliputan di Merauke telah tiba di Agats Rabu kemarin. Termasuk salah satunya dari Timika juga tiba di Agats untuk sama-sama pada Posko di Kampung Omor tersebut melakukan pencarian.(ulo)

Dampak Gempa Jogja dan Jateng bagi pendidikan



Sahabat, teman, saudara
entah apa lagi yang harus diucapkan, bencana itu datang disaat manusia itu lengah.. terbuai dan kaget bahkan bingung ketika ditimapakan kepada mereka.... hanya sebuah kata "Innalillahi wa Innalillahi Roji'un.. dariNYA kita berasal dan kepada-NYA kita kembali, seminggu di lokasi bencana.. Bantul dan Klaten saya igin berbagi, berbagi sebagai seorang relawan terhadap kondisi yang ada, saya lebih fokus pada Pedidikan.., yach pendidikan ada beberapa foto hasil jepretan saya menggunakan pocket kamera digital Sony 6 Mpixel,


Data sekolah yang rusak di Daerah Istimewa Yogyakarta : 1986 Sekolah dengan perincian seperti dapat dilihat digambar 1 Data sekolah



secara detail rinciannya sebagai berikut :

kerusakan berdasar jenjang :

data tersebut didapat dari sumber terpercaya link dikmenjur di Jogja, thanks to Bpk bambang noor, sehingga sebuah pertanyaan adalah kapan sekolah ini segera dibangu ?, direhab dan diperbaiki ? bagaimana anak-anak kita sekolah ? beratap langit dan beralas tanah ? ujian sudah dan sedang berjalan, penerimaan siswa baru sudah didepan mata, semua serba darurat moga segera ditindak lanjuti.



Gambar SD Trimulyo Jetis Bantul yag luluh lantak rata dengan tanah sebagian besar bangunannya hancur tidak ada yang bisa dipakai lgi untuk belajar dan mengajar

Pendidikan yah pendidikan semoga pemerintah tidak tuli dan buta melihat semua ini.....

Saturday, June 10, 2006